"Help me please……"

November 4, 2008 oleh che11

Malam ini,november,3 hari sesudah menyanyikan lagu …Happy birthday..Happy birthday….Happy birthday Lusi….. hujan turun membasahi langit dikota kecil ini…dan saya mulai menekur sesuatu yang masih menggelantung dihemisfer otak saya…aneh…dan ini terjadi lagi…untuk kesekian kalinya…

Pernahkah mengalami seperti yang saya alami ini….dan ini akhirnya benar-benar jadi ganjalan dihidup saya selama ini..

 

Hidup dibayangi terus oleh orang lain,yang menurut persepsi masyarakat orang itu punya perilaku buruk. Hanya karena kita mempunyai profesi yang sama?

 

contoh peristiwanya seperti ini…:

1. Pada suatu hari karena mengikuti suatu pelatihan di luar kota, saya harus memesan trevel yang akan mengantarkan saya keluar kota.Dan pada saat menkonfirmasikan tempat duduk,saya menyebutkan saya dokter dari tempat saya tinggal.Dan petugas lalu menanyakan bahwa apakah ibu yang dipesankan oleh bapak ini?

Saya terdiam,meyakinkan mereka bahwa saya bukanlah yang mereka maksudkan…

(tahun 2004)

2. Pada suatu acara panen raya yang di hadiri oleh seluruh pejabat kabupaten,kita semua tamu duduk di tikar panjang yang dibentangkan di pinggir sawah. Lalu ada seorang kepala instansi mengajak saya ngobrol dan menawarkan saya hidangan yang di sajikan. Tiba-tiba si bapak menanyakan apakah bapak dengan menyebutkan nama seorang akan datang ke rumah saya malam ini? dia menayakan dengan konotasi negatif…dan dengan baik-baik saya jelaskan itu bukan saya….(walau dalam hati pengen banget marah…tapi dia salah apa?) (tahun 2006)

 

3. Pada suatu acara diskusi di bapelkes saya mengikuti sesion tanya jawab dan kebetulan seru sekali….dan mereka memberi aplaus kepada saya. Lalu salah seorang peserta menghampiri saya…dan mengatakan..”oooo ini bu dokter temennya si ini (punya reputasi jelek ),ternyata pinter juga ya…? masih dengan lembut saya mengatakan itu “”bukan saya…”Lho katanya kepala puskesmas?” Tanyanya lagi…Iya saya kepala puskesmas,tapi dia bukan…Sang penanya diam…mungkin dia pikir” siapa yang bohong ya…? (tahun 2007)

Banyak lagi hal-hal lain yang kayaknya terlalu banyak bila di tuliskan…

Sampai akhirnya malam ini…Tiba-tiba saya dapet telpon dari teman saya,menanyakan “ngapain tadi kamu berlama-lama di ruang Kabag …..” ada yang bilang ibu lusi ada di dalam”… Dan itu bukan saya…saya ada dirumah dan gak kemana-mana…. (tahun 2008)

Pernahkah mengalami peristiwa seperti saya…? apa yang terjadi sebenarnya…? Apa yang harus saya lakukan? Adakah yang patut saya salahkan?  Dan dia banyak meniru beberapa karakter dan gaya saya..? Apakah  yang telah dia lakukan dibelakang saya ? Pernahkah kalian hidup dengan bayangan orang lain yang mengikuti…

 

Help me please…

Salahkah?

September 11, 2008 oleh che11

Salah kah jika seorang pria dewasa dan wanita dewasa bersahabat?

Dalam hidup ada suatu yang tidak bisa dihindari adalah kita membutuhkam orang lain dalam menjalani hidup ini, mencari pendamping dam meneruskan keturunan. Selain seorang pendamping hidup,ada fenomena lain yang saya gak tahu apakah ini benar adanya  atau  tidak . Tapi saya ingin menyampaikan sebagai suatu catatan pinggir yang mungkin gak punya arti atau mungkin jadi kontroversi. Silahkan beri pendapat,mungkin pendapat kita berbeda,mungkin sudut pandang kita berbeda., tapi itu hanya sebuah perbedaan,  tidak ada yang benar-benar benar dan benar-benar salah. Hanya sebuah pendapat.

 

Contoh 1.

Seorang teman , al (nama samaran) bertengkar dengan istrinya.perbedaan jarak tempat   membuat komunikasi menjadi sangat penting bagi mereka. Pada suatu hari Al   sangat marah pada istrinya,karena istrinya tidak mengangkat telpon setelah berkali-kali Al menelpon istrinya. Al  bertugas diluar kota  sedangkan  istrinya  mengambil program study spesialisasi  di tempat asal mereka. Dia menceritakan  betapa   marahnya  dia kepada istrinya,hanya karena telpon yang tidak diangkat. dia mencurahkan segala bentuk marahnya pada saya,sedikitpun saya berusaha untuk tidak menyela  luapan emosinya. Sampai akhirnya….., dia bilang sebenarnya dia tadi menyesal telah memarahi istrinya, tapi dia malu untuk segera meminta maaf, karena tadi dia marah luar biasa. Tidak lama kemudian dia menceritakan,betapa bangganya dia terhadap istrinya,”istriku muda ,lus…cantik, pintar, seksi pasti banyak yang seneng lus ama dia,body  masih bagus lus walau anak kami sudah dua,  tapi apa dia masih sayang sama  aku lus kalau seandainya dia dah jadi spesialis,sedangkan aku cuma dokter umum . (dalam hati…OOOO,ini sudah krisis kepercayaan  diri )

Saya memberi sedikit nasehat sederhana hanya untuk menenangkan hatinya. Saya bilang “saya yakin istri kamu pun menyesal saat ini dan menangis. Dia juga takut kamu marah dan dia juga sangat mengagumi kamu. Tugas kamu sebagai abdi negara juga cukup membanggakan kenapa harus  minder   dan serasa dia akan meninggalkan kamu? Percayalah cinta kalian cukup kuat untuk mengangap bahwa masalah ini sebenarnya bukan masalah”.

30 menit kemudian dia telpon saya “lus,terima kasih ya…,aku tadi dah telpon istri ku,aku minta maaf,dia juga,aku sudah gak marah lagi begitu aku dah mengeluarkan marah aku ama kamu lus.begitu bicara ama istriku aku dah berpikir tenang dan gak emosional lagi. Ma kasih ya lus…

Kesimpulan:

Pertama : saya senang sekali ternyata,Al memilih saya untuk jadi teman menyelesaikan masalahnya,artinya saya terpilih

Kedua : persahabatan mampu menyelematkan dan menjaga keutuhan sebuah keluarga. tidak selamanya persahabatan antara pria dan wanita dewasa bermasalahkan?

 

Ketiga  : kadang kita perlu orang lain untuk mendengarkan kita diluar pasangan kita masing-masing dengan alasan kita berusaha  menjaga  hati orang yang sangat kita sayangi.

 

Contoh 2

Pada suatu malam,saya sedang mempunyai masalah yang sangat membebani      pikiran saya. Saya gak mungkin menceritakan masalah itu kepada suami saya,karena suami saya tentu akan marah sekali terhadap orang yang telah memyakiti saya tersebut dan ini adalah masalah pekerjaan. Saya hanya bilang padanya saya sedang punya masalah dan saya berusaha agar dia tidak tahu masalah saya,karena saya tidak ingin menambah beban pada nya dan tidak ingin dia menjadi emosional dan takut masalah jadi semakin runyam,karena suami mana yang tega istrinya di sakiti. Dan saya menjaga itu semua. Sehingga malam semakin larut dan saya sama sekali tidak bisa tidur. Jam menunjukan pukul 2 malam,dan saya masih gelisah serta tidak dapat mememjamkan mata saya. saya ingin mengeluarkan  apa yang ada di hati saya,tapi pada siapa?   orang-orang terkasih lelap dengan mimpi indah nya.

Lalu saya ingat saya    punya temen SMU,dia ketua Osis dulu waktu SMU. Sebenarnya kita temenan sejak SD. Lalu saya telpon dia jam 2 malam.

# :   oscar,lusi sedang sedih,gak bisa tidur,ada masalah. Apa yang harus lusi lakukan? lusi gak bisa tenang. Lusi mo  marah tapi gak bisa,lusi takut  car..

* :   ya sudah lusi tahajud aja..

# : tahajud kalau kita sudah tidur,lusi belum tidur sama sekali. Apa yang harus lusi buat car…?

*  :  pergi sana ambil wudhu..sholat apa aja,sunat dua rakaat,habis itu ambil qur’an mengajilah,lusi akan tenang,kemudian lusi pasti tertidur.

 

klik…. tutup telpon ,berjalan cepat ke kamar mandi untuk wudhu dan lupa ngucapin terima kasih

Dan benar,saya terbangun pukul 6 pagi….

Pukul 11 pagi….cuma dapat sebuah SMS dari Oscar…”semoga semua lebih baik hari ini”

 

Kesimpulannya

Pertama  :  Salahkah saya? sebagian orang pasti menganggap perbuatan saya salah. Jam 2 malam sebagai istri orang telpon laki-laki lain,walaupun tujuan saya bukanlah untuk hal yang berkonotasi negativ.

Kedua  : Hal itu pasti juga jadi masalah jika saat itu oscar sudah menikah. Karena tentulah istrinya akan menganggap saya sebagai perempuan yang gak bener…

Ketiga  : Jika ada hal yang begitu membebani seperti ini,yang hampir membuat saya benar-benar tertekan,haruskah saya mengadu ke orang tua,ke suami,ke orang-orang yang sangat mencintai saya? bukankah itu akan menjadi beban pikiran bagi mereka? bukankah kita tidak ingin mereka bersedih…Sedangkan saat itu saya gak sanggup menahan beban itu sendiri….?

 

Salahkah persahabatan antara laki-laki dewasa dan wanita dewasa…?

Mungkin pada sebagian orang hal itu salah,karena seperti kata Bram temen saya….laki-laki lus….mana ada yang tulus…saya kan laki-laki tahu lah saya… Aduh,kenapa harus ada pikiran tersebut…yach…tapi Bram gak salah, dia  berhak mempunyai pendapat. Atau kah benar adanya di dalam kepala manusia cuma ada nafsu dan sex?  Tidak mungkinkah persahabatan laki-laki dan wanita berjalan lurus mulus  tanpa nafsu…?

Mungkin dengan tulisan ini saya dianggap terlalu naif dan sok suci. Saya hanya ingin mengurai fenomena ini…Mungkinkah?

Saat ini saya punya Akbar dan Armen. Akbar temen dari Makasar yang sudah saya anggap adik sendiri. Armen,sahabat saya waktu kuliah S1. Sama mereka berdua ini saya gak sungkan menceritakan apapun. Komentar apapun yang mereka sampaikan tentang saya saya yakin itu jujur dan apa adanya. Bukan sebagai lip service,penyanjung dan pemanis buatan. Marah mereka sekalipun adalah marah yang saya terima dengan iklas. Karena  saya yakin hal itu akan  membantu   saya melewati jalan menuju kehidupan lebih baik…Saya juga yakin mereka adalah orang-orang yang baik….

Bukankah kata orang bijak :Sahabat mu adalah cermin diri mu

Oh..ya saya juga gak melupakan sahabat karib saya Cut Fatimah Zuhra. Ini 100% perempuan. Persahabtan yang terjalin selama bertahun-tahun.  Yang bagi kami  berdua,arti dari suatu persahabatan adalah….

Saya tahu kapan saatnya kamu bahagia adalah saat kamu tidak menghubungi saya…..karena jika kamu berduka kamu harus mencari saya bukan orang lain…” ( lusi & icut )

 

 

letakkan tanganmu di atas bahuku …

biar terbagi beban itu,kian tegar dirimu

(lupa judul…by Ary lasso)

Risau

Agustus 6, 2008 oleh che11

Hingga malam semakin larut

Aku masih tak penat juga

mmenekur jalan yang kita tempuh

sekedar menepis rasa gelisah

walau diri berhiasan senyum

namun hati tak pernah tentram

dan sering datang persaan lain

tentang kejujuranmu kepada ku

setinggi apa,kita mampu mendaki

rasa cinta kasih dan kesungguhan

namun bila hati jadi terpisah

beri kepastian agar kulebur semua

 

(by: melly goeslow)

050808;19:40 kaliurang

malam tadi,lagu ini bikin air mata ngalir. Sedih sekali malam tadi. Kadang menahan marah juga membuat airmata mengalir. Malam tadi gak tahu airmata saya keluar karena marah, kecewa, sedih atau putus asa. Jam menunjukan angka 10 malam,airmata berhenti juga. Saat akhir nya saya melepaskan isi hati saya pada pak ahmad,sebelumnya saya telp candra,tapi situasinya sedang tidak memungkinkan dia untuk mendengarkan saya. Saya  ingin mereka hanya mendengarkan saya tanpa perlu menilai mana yang benar atau salah,mereka cukup mendengar kan saya yang saat itu sedang menangis melepaskan marah…yang jadi alasan lain buat saya memilih mereka adalah saya pikir mereka tidak terlibat hubungan emosional dengan saya,artinya mereka tidak terpengaruh secara emosional terhadap masalah saya,jadi setelah saya selesai mereka tidak akan ikut bersedih seperti saya,beda kalau masalah ini saya ceritakan ke orang-orang yang mencintai saya,mereka akan ikut merasa sedih dan terpukul.

Allah mencintai orang-orang yang sabar

kau hancurkan aku dengan sikap mu….

tak sadarkah kau telah menyakitiku…..

lelah hati ini meyakinkanmu……

Cinta ini membunuhku…………

bagaimana caranya untuk

meluruhkan kerasnya hatimu….

ku sadari ku tak sempurna…

ku tak seperti yang kau inginkan…..

 

(by : D’masiv)

kaliurang; 050808; 21:09

aku dan hatiku

Agustus 2, 2008 oleh che11

 

Tadi tepatnya jam 3 sore aku dengar salah satu temanku  sebentar lagi akan mengikuti ujian akhir.Artinya dia akan balik ke daerah asalnya. Aneh…kok aku jadi sedih padahal dia hanya sahabat biasa. Kesedihan ku jangan disalah artikan.atau di artikan salah.Tapi itu aku dan rasaku. Aku hanya ingin berbagi rasa sedihku. Ntah napa aku begini…kehilangan sebuah komunikasi yang biasa terjadi mampu membuat ku menulis.

Ada apa ini…setiap kali ada yang pergi aku akan merasa sedih,merasa  kehilangan,merasa sendiri.dan rasa ini sering sekali terjadi. Tapi anehnya,pada saat perpisahan aku menjabat sebagai kepala puskesmas. Dalam pidato ku aku menyampaikan bahwa aku pergi dan aku bahagia jadi gak perlu bersedih. Tentulah sahabatku pergi kembali ke daerah asalnya dengan bahagia dan seharusnya aku juga turut bahagia dan aku tidak pantas untuk bersedih. Perjuangannya sudah berakhir. 4 bulan lamanya dia berpisah dari orang-orang yang dia cinta.

Inilah aku dan rasa ku ,aku dan hatiku….aku dan semua kata yang ingin ku tulis buat kamu yang ku anggap sahabat yang baik bagiku… Walau semua mungkin hanya perasaan melo ku saja…Tapi semoga saja dia tahu bahwa bagiku dia sosok yang ku anggap smart, wise, and compatible……

Sahabatku pernah bercerita bahwa suatu hubungan menjadi hubungan persahabatan yang bermakna di saat perpisahan memberikan rasa kehilangan…

Good luck ..friend..Good Bless U…

Send my regard to your family…always read my blog…always remember me…always help me and teach me….

 

Good Bless U…

test

Juli 28, 2008 oleh che11

test make wlw

akhirnya….

Juli 28, 2008 oleh che11
sedih deh....

null

hari ini akhirnya aku berhasil juga buat blog…udah lama banget pengen nulis di blog..hari ini kesampaian deh..untung gak ada kuliah dan ada candra..ntar aku bisa nulis…nulis dan nulis…he..he..he..

jam 10 tadi ikut seminar..disebelah duduk temanku.dia cerita tentang temanku yang lain lagi yang sedang ngadapi masalah…masalahnya “serem”..gak masuk akalku..tapi ini benar terjadi.dan menurutnya aku mampu menyelesaikan masalah itu…aduh aku gak siap klo masalahnya seperti itu…tapi aku bilang beri aku waktu untuk berpikir…

kenapa dia berpikir aku bisa menyelesaikan masalah itu…kenapa aku yang dipilih untuk mendengarkanya?

Hello world!

Juli 14, 2008 oleh che11

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!